Bendera Merah-Putih dicetak terbalik pada buku Opening Ceremony SEA Games 2017 di Kuala Lumpur, Malaysia (20/8/2017). Indonesia melalui Kementrian Luar Negeri mengajukan note protes atas kesalahan tersebut.
Jakarta - Ajang SEA Games 2017 yang berlangsung di Malaysia menuai luka mendalam bagi Indonesia. Pasalnya, dalam buku panduan event olahraga terbesar di bagian Asia Tenggara tersebut, bendara Indonesia yang seharusnya merah putih tercetak terbalik menjadi putih merah.
Sontak hal tersebut menuai protes keras dari masyarakat Indonesia. Kementerian Luar Negeri RI menyesalkan kejadian tersebut dan menuntut Malaysia untuk meminta maaf atas kesalahan itu.
"Beliau (Menlu Retno Marsudi) langsung berkomunukasi dengan Menlu Malaysia untuk sampaikan kekecewaan dan meminta mereka meminta maaf," ucap Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Arrmatha Nasir di Gedung Kemlu, Jakarta, Senin (21/7/2017).
Atas kejadian ini, Pemerintah Malaysia melalui Menteri Belia dan Sukan Khairy Jamaluddin meminta maaf kepada rakyat Indonesia. Permintaan maaf disampaikan Khairy usai melakukan pertemuan dengan Menpora Imam Nahrawi di Hotel Shangrilla, Kuala Lumpur, Malaysia.
Selama 72 tahun Indonesia merdeka, mustahil Malaysia tak paham warna sang saka yang hanya memiliki dua warna, merah dan putih. Bahkan tanpa embel-embel lainnya. Terlebih lagi, Indonesia dan Malaysia merupakan negara serumpun yang diibaratkan sebagai kakak beradik.
Hal tersebut yang mengusik perasaan Adinda Saraswati Akbar. Remaja berusia 15 tahun itu terbakar nasionalimse. Dia pun menulis surat terbuka kepada PM Malaysia Najib Razak, terkait insiden warna bendera terbalik tersebut.
Tak banyak yang terungkap dari sosok Adinda. Dalam laman Facebook-nya hanya tertera bahwa ia pernah bersekolah di salah satu sekolah Internasional, ACS Jakarta. Remaja itu juga berasal dari Makassar yang tinggal di Jakarta.
Dalam suratnya, ia mengungkapkan bahwa bendera merah putih diraih dengan tetesan darah para pejuang. Karenanya, kesalahan warna bendera itu dianggap dapat melukai hati Ibu Pertiwi.




0 komentar:
Posting Komentar