
Rumah Arwen Kuhn tempat penyiksaan berlangsung.
PENNSYLVANIA - Ungkapan kasih ibu sepanjang masa nampaknya tak cocok untuk seorang ibu asal Pennsylvania, Amerika Serikat (AS). Pasalnya perempuan berusia 38 tahun itu kerap melakukan tindakan keji yang mampu mengancam nyawa anaknya sendiri yang baru berusia tiga tahun.
Balita laki-laki yang tak disebutkan namanya tersebut dilaporkan mengalami luka bakar setelah ibunya dengan sengaja menyiram cairan kimia terhadap bocah malang itu. Melansir Daily Mail, Sabtu (19/8/2017), tindakan si ibu bernama Arwen Kuhn itu semakin keji karena ia terlebih dahulu mengikat anaknya sebelum disiram.
Tak cukup sampai di situ, Kuhn juga mengurung anaknya di kandang anjing. Polisi Saint Marys kini telah menahan perempuan kejam tersebut dengan sejumlah tuduhan termasuk penyerangan dan penyekapan.
Sementara ayah korban mengatakan bahwa kejadian tersebut bermula ketika ia menitipkan putranya selama 3 hari di rumah Kuhn karena ada keperluan. Ketika sang ayah menjemput putranya kembali di tempat sang ibu kandung, hal mengejutkan justru ia temukan.
Ayah si balita menemukan tubuh anaknya dipenuhi luka terutama di bagian perut dan kepala. Dengan segera ia membawa putranya ke rumah sakit guna dilakukan proses pemeriksaan. Petugas medis menyebut terdapat luka bakar kimia di bagian perut dan memar di bagian kaki serta dahi.
Bocah yang telah lancar berbicara itu mengatakan pada polisi jika ibunya kerap membantingnya ke tanah, menyemprot matanya dengan cairan tertentu yang belakangan diketahui sebagai zat peroksida dan mengikatnya dengan tali. Ia juga menuturkan jika sang ibu memaksanya tinggal dan tidur di kandang anjing.
Polisi telah menemukan bukti kuat terkait aksi Kuhn yakni sebuah video penyiksaan. Kuhn diketahui merekam sendiri aksi keji yang ia lakukan di mana anaknya terus menangis keras karena tengah dipaksa olehnya untuk terus berlari.
PENNSYLVANIA - Ungkapan kasih ibu sepanjang masa nampaknya tak cocok untuk seorang ibu asal Pennsylvania, Amerika Serikat (AS). Pasalnya perempuan berusia 38 tahun itu kerap melakukan tindakan keji yang mampu mengancam nyawa anaknya sendiri yang baru berusia tiga tahun.
Balita laki-laki yang tak disebutkan namanya tersebut dilaporkan mengalami luka bakar setelah ibunya dengan sengaja menyiram cairan kimia terhadap bocah malang itu. Melansir Daily Mail, Sabtu (19/8/2017), tindakan si ibu bernama Arwen Kuhn itu semakin keji karena ia terlebih dahulu mengikat anaknya sebelum disiram.
Tak cukup sampai di situ, Kuhn juga mengurung anaknya di kandang anjing. Polisi Saint Marys kini telah menahan perempuan kejam tersebut dengan sejumlah tuduhan termasuk penyerangan dan penyekapan.
Sementara ayah korban mengatakan bahwa kejadian tersebut bermula ketika ia menitipkan putranya selama 3 hari di rumah Kuhn karena ada keperluan. Ketika sang ayah menjemput putranya kembali di tempat sang ibu kandung, hal mengejutkan justru ia temukan.
Ayah si balita menemukan tubuh anaknya dipenuhi luka terutama di bagian perut dan kepala. Dengan segera ia membawa putranya ke rumah sakit guna dilakukan proses pemeriksaan. Petugas medis menyebut terdapat luka bakar kimia di bagian perut dan memar di bagian kaki serta dahi.
Bocah yang telah lancar berbicara itu mengatakan pada polisi jika ibunya kerap membantingnya ke tanah, menyemprot matanya dengan cairan tertentu yang belakangan diketahui sebagai zat peroksida dan mengikatnya dengan tali. Ia juga menuturkan jika sang ibu memaksanya tinggal dan tidur di kandang anjing.
Polisi telah menemukan bukti kuat terkait aksi Kuhn yakni sebuah video penyiksaan. Kuhn diketahui merekam sendiri aksi keji yang ia lakukan di mana anaknya terus menangis keras karena tengah dipaksa olehnya untuk terus berlari.




0 komentar:
Posting Komentar